Harga Gula Dunia Masih Bervariasi

Post at Thursday, 03 October 2019

Harga gula ditutup bervariasi pada Rabu (02/10)karena gula di NY membukukan tertinggi baru 1-1 / 2 bulan. Gula London Desember bergerak sedikit lebih rendah karena berkonsolidasi di bawah tertinggi 7-hari terdekat Selasa. Harga gula dunia ditutup naik +1 (+ 0,08%) untuk kontrak # 11 (SBH20)Maret di NY, dan ditutup turun -1,00 (-0,29%)di ICE London untuk kontrak # 5 (SWZ19) Desember. . .
Prospek positif pasokan gula yang lebih kecil untuk harga setelah Spesialis Komoditas Green Pool pada hari Rabu menaikkan estimasi defisit gula global 2019/20 menjadi 5,3 MMT dari estimasi Agustus -3,8 MMT. Harga gula sudah dalam mode reli setelah JPMorgan pada hari Senin menaikkan defisit gula global 2019/20 menjadi -6,4 MMT, lebih dari dua kali lipat proyeksi Juni untuk defisit gula global -3,0 MMT.
. .
JPMorgan juga mengatakan gula "sedang transisi ke fase defisit jangka panjang" dan memproyeksikan bahwa defisit gula global 2020/21 akan menjadi minimum -7,0 MMT. Faktor positif untuk gula adalah kedaluwarsa Senin kontrak Oktober NY yang menunjukkan pengiriman hanya 170.000 MT gula terhadap kontrak Oktober berakhir, pengiriman terkecil untuk Oktober berakhir dalam 8 tahun dan tanda pasokan yang lebih ketat.
. .
Kondisi kering di Thailand, produsen gula terbesar keempat di dunia, mendukung harga gula setelah Maxar mengatakan Selasa bahwa dua pertiga wilayah penghasil gula Thailand hanya menerima 40% dari curah hujan rata-rata dalam sebulan terakhir, yang menghambat pertumbuhan tebu. -
-
#hargaguladunia #hargagula #gula #price
#whitesugar #brasil #thailand
#tebarsemangatoptimis #holdingperkebunan
#MurnidanAslidariKebunMilikNegeri
#PerkebunanNusantaraGroup
#BUMNHadirUntukNegeri
#ptpn11 #ptpnxi #ptpn3(persero) #holdingperkebunan #holdingperkebunannusantara #kbumn #kementrianbumn #fhbumn #portalptpn11 #title_Harga-Gula-Dunia-Masih-Bervariasi