Harga Rerata Jatim Konsisten Naik, Perlu Evaluasi Ulang HET & HPP ?

Post at Monday, 13 January 2020

RERATA HARGA GULA JATIM (12/01)

Menutup akhir pekan Ahad (12/01) kemarin rerata harga gula Jawa Timur masih ditutup naik dari hari sebelumnya yakni sebesar Rp12.507,00 per kilogram dari sehari sebelumnya Rp12.469,00 atau ada kenaikan harga tipis sebesar Rp38,00.
.
Rerata harga tertinggi bergeser dari sebelumnya Kab. Ngawi menjadi Kabupaten Madiun yakni Rp13.500,00 perkilogram-nya, harga tersebut diatas HET yang ditetapkan Pemerintah yaitu sebesar Rp12.500,00 per kilogram. Sementara rerata harga terendah di Kabupaten Kediri yakni sebesar Rp11.166,00 perkilogram.
.
Harga rerata diatas HET yang ditetapkan oleh Pemerintah Setidaknya ada di 19 Kabupaten/Kota Jawa Timur. Dari sudut pandang pelaku industri gula dan petani kenaikan harga tersebut menjadi peluang usaha bagi pergulaan, disatu sisi hingga saat ini ini batasan HET dan HPP belum ada perubahan. Ataukah pertanda perlu adanya penetapan HET dan HPP baru oleh regulator?
.
Data tersebut diakses dari Siskaperbako Disperindag Provinsi Jawa Timur yang diambil dari 38 data kabupaten/kota dari total 38 kota/kabupaten.
.
Sebagaimana informasi sebelumnya, persediaan gula kristal putih di Jawa Timur dipastikan aman hingga akhir tahun 2020 nanti. “Stok beras dan gula pasir yang dimiliki Bulog Jatim aman hingga akhir tahun 2020. Jadi tidak perlu khawatir kenaikan harga,” ujar Kepala Divre Bulog Jatim Khozin di Surabaya, Rabu (11/12) sebagaimana dilansir dari situs Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
.
(penulis dan desain konten o/ magang humas 19 @aisv @gheanafairuz )
.
.
#hargagula #jawatimur #tebarsemangatoptimis #holdingperkebunan #FromLocalToGlobal
#MurnidanAslidariKebunMilikNegeri
#BUMNHadirUntukNegeri #sipro
#ptpn11 #ptpnxi #ptpn3(persero) #holdingperkebunannusantara #kementrianbumn #fhbumn #bumnhadiruntuknegeri #portalptpn11 #title_Harga-Rerata-Jatim-Konsisten-Naik,-Perlu-Evaluasi-Ulang-HET-&-HPP-?