Karung Plastik merupakan produk yang dihasilkan oleh unit usaha Pabrik Karung (PK) Rosella Baru yang berlokasi di Ngoro Industri Persada Mojokerto. Karung plastik yang diproduksi oleh PK Rosella ini digunakan dalam rangka pemenuhan kebutuhan untuk keperluan produksi gula di setiap pabrik gula yang dimiliki oleh PTPN XI. Selain itu produksi karung juga dilakukan untuk pemenuhan pesanan dari pihak di luar PTPN XI dan unit usahanya. Apabila anda tertarik dengan produksi unit usaha dari PK Rosella, silahkan hubungi kami di kontak atau datang langsung ke Kantor Pusat di Jalan Merak No.1 Surabaya.
Air minum dalam kemasan merk Eleven diambil dari sumber mata air jernih Bondowoso, diproses dengan teknologi modern yang menciptakan air minum yang segar dan berkualitas tinggi. Air minum Eleven diproduksi oleh Unit Usaha Strategis di bawah naungan PTPN XI.
PT Perkebunan Nusantara XI kembali memperoleh sertifikat ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) dengan nomor sertifikat 824 316 180 21014.
Lembaga sertifikasi independen TUV Rheinland kembali merekomendasikan PTPN XI untuk memperoleh sertifikat ISO 37001: 2016 pada closing meeting . Sebelumnya dilakukan audit terhadap sistem manajemen yang dimiliki PTPN XI.
Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) ISO 37001 merupakan sebuah standar yang dirilis sejak 2016 dan berlaku internasional serta berupaya membangun konteks bisnis global yang berintegritas yang didasari oleh nilai-nilai etika dan tata kelola yang luhur.
Hali ini merupakan wujud komitmen manajemen PTPN XI untuk merapkan tata kelola perusahaan yang baik (GCG).
Terlaksananya budidaya tebu yang baik oleh petani masih menjadi fokus PT Perkebunan Nusantara XI sebagai bagian dari pola kemitraan, diharapkan kualitas bahan baku tebu giling tersebut memiliki potensi kualitas dan rendemen Optimal.
Salah satu upaya untuk pelaksanaan budidaya tebu yang baik, PTPN XI bersinergi dengan ASKRINDO memberikan pinjaman modal kerja total sebesar Rp5,8 Milyar kepada 29 petani mitra Pabrik Gula Redjosarie Jumat (17/12) di Magetan Jawa Timur.
" Saat ini pekerjaan sudah tahap pemeliharaan kebun tebu, sehingga diperlukan perlakuan sesuai standar budidaya oleh mitra petani. Untuk itu kami PTPN XI bersinergi dengan ASKRINDO, memberikan pinjaman modal kerja kepada mitra petani untuk pemeliharaan kebun. Diharapkan bahan baku tebu giling petani tahun depan bisa memiliki kualitas serta produktivitas yang optimal ", terang R. Tulus Panduwidjaja Direktur PTPN XI.
Peningkatan produktivitas karena perawatan sesuai budidaya baku tebu juga menjadi harapan petani tebu mitra, sebagaimana yang disampaikan Rahmat Widyamoko salah satu petani penerima pinjaman modal kerja.
" Program ini sangat membantu sekali, utamanya untuk pupuk. Target yg ingin dicapaitentunya ada, produktifitas tebu menjadi meningkat dari yang sebelumnya 900 menjadi 1000. Semoga adanya bantuan ini semua petani terbantu sehingga produksi tebu mereka juga meningkat ", ungkap Rahmat.
Pihak ASKRINDO berharap kerjasama dapat berjalan dengan baik dan petani mitra bisa menggunakannya dengan baik untuk peningkatan produktivitas tebu masing-masing.
" Kami sudah 5 tahun kerjasama dan selalu dikembalikan tepat waktu. Semoga kedepannya tidak hanya memberi bantuan kepada petani juga kepada sektor lainnya ", kata Nur Aini Kepala TJSL ASKRINDO.
PTPN XI beserta PTPN Group salurkan bantuan bagi korban terdampak erupsi gunung Semeru melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) Lumajang Ahad (5/12).
" Kami bersama seluruh masyarakat merasakan empati kepada saudara kita yang dilanda musibah erupsi gunung Semeru di Lumajang. PTPN XI salurkan paket sembako dan air minum, semoga dapat membantu ringankan beban dan semoga diberi kemudahan dan ketabahan dalam cobaan kali ini. Selain PTPN XI beberapa rekan PTPN yang tergabung dalam PTPN Group juga menyalurkan bantuan kemanusiaan ", terang Moch. Sholeh Kusuma Sekretaris Perusahaan sekaligus penanggungjawab program Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan (TJSL) PTPN XI.
Selain bantuan dari manajemen PTPN XI, pihaknya juga menyalurkan bantuan dari karyawan dan petani tebu mitra.
" Bencana ini mengetuk empati semua pihak, terhimpun juga dari karyawan dan petani tebu mitra, akan segera kami salurkan tahap selanjutnya ", lanjutnya.
Anak perusahaan Holding Perkebunan PT Perkebunan Nusantara XI raih penghargaan rendemen terbaik Pabrik Gula BUMN dalam event National Sugar Summit (NSS) 2021 yang digelar secara hybrid Rabu (1/12) di Jakarta dan dihadiri langsung Menteri BUMN Erick Thohir.
" Terimakasih kepada NSS yang telah memberikan apresiasi berupa penghargaan rendemen terbaik PG BUMN, kebanggaan ini bukan hanya bagi PG Pradjekan saja tetapi merupakan motivasi kepada seluruh insan PTPN XI untuk selalu memberikan kinerja yang terbaik. Selama tahun 2021 jumlah tebu yang digiling maupun produksi gula melebihi pencapaian tahun lalu dan target 2021, termasuk capaian rendemen dan gula produksi diatas tahun lalu ", jelas R. Tulus Panduwidjaja Direktur PTPN XI sesaat setelah menerima penghargaan dari Menteri BUMN Erick Thohir.
Kinerja produksi PTPN XI tahun giling 2021 sejumlah 4,1 juta ton tebu telah tergiling, naik sebesar 109% dari tahun 2020 dan 108% dari target awal. Sedangkan untuk rendemen dan gula produksi masing-masing sebesar 7,20 dan 297ribu ton, naik bila dibanding tahun lalu yakni 6,98 rendemen tahun 2020 dan jumlah produksi gula sebesar 290ribu ton di tahun 2020.
" Kendala utama masih stok bahan baku tebu. Meskipun demikian kami telah menyiapkan strategi untuk giling tahun 2022, diantaranya kerjasama dengan Perhutani baik agroforestri untuk kami kelola menjadi lahan tebu hingga agroforestri tebu mandiri. Kemitraan dengan petani tetap menjadi pola utama hubungan dengan petani tebu. Sehingga kami berupaya untuk tahun 2022 menggiling 5,2 juta ton tebu ", jelas Tulus selanjutnya.
Terkait dengan Komisi Pemberantasan Korupsi yang telah menetapkan tersangka atas dugaan tindak pidana korupsi dalam pengadaan dan pemasangan six roll mill di Pabrik Gula Djatiroto PT Perkebunan Nusantara XI periode tahun 2015-2016, Direktur PTPN XI R. Tulus Panduwidjaja menghormati dan menyerahkan sepenuhnya kepada proses hukum yang berlaku serta selalu mendukung upaya-upaya pemberantasan korupsi.
" Kami (manajemen) menghormati dan menyerahkan sepenuhnya kepada proses hukum yang berlaku dan mendukung upaya-upaya pemberantasan korupsi. Kami merasakan keprihatinan yang mendalam meski terjadi tahun 2015 lalu. saat ini PTPN XI tengah gencar melakukan penguatan internal dan perbaikan kinerja Perseroan dengan mengedepankan profesionalisme dan good corporate governance di segala bidang serta praktik manajemen yang bebas dari segala konflik kepentingan. Kami juga memastikan bahwa proses hukum yang sedang berlangsung ini tidak menganggu operasional dan program kerja di lingkup PTPN XI. Tidak ada satupun kebijakan Perusahaan yang mendukung adanya praktek-praktek yang tidak sesuai dengan tata kelola perusahaan yang baik ", ungkap Tulus.
Secara korporasi PTPN XI telah melakukan asesmen atas pelaksanaan Good Corporate Government (GCG) dengan melibatkan BPKP Provinsi Jawa Timur sebagai asesor dan selama dua tahun terkahir PTPN XI telah berpredikat "Sangat Baik". Sebagai informasi saat ini telah diterapkan Aplikasi GCG memudahkan monitoring ketaatan penerapan GCG secara menyeluruh. PTPN XI juga memiliki sistem mencegah fraud, ISO 37001: 2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP). Penerapan sistem ini sebagai upaya perusahaan mengeliminasi setiap tindakan yang mengarah pada bentuk-bentuk penyuapan salah satunya melalui penyediaan berbagai mekanisme pengendalian seperti pengelolaan gratifikasi, Wistle Blowing System (WBS) hingga potensi benturan kepentingan.
PTPN XI mengajak seluruh stakeholders termasuk masyarakat berpartisipasi dalam upaya pencegahan fraud di PTPN XI melalui media pelaporan WBS melalui telepon dinomor 0882-3032-0878 (whatsapp, sms dan telepon) dan email : wbs@ptpn11.co.id atau surat yang ditujukan kepada Komite Integritas Karyawan, Bagian SPI & Manajemen Risiko PTPN XI, Jl. Merak 1 Surabaya.